PTA Samarinda Adakan Pembinaan dan Pengawasan di Pengadilan Agama Sangatta
Samarinda – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda melakukan kegiatan pembinaan dan pengawasan rutin di Pengadilan Agama (PA) Sangatta (20/11/2025). Tim dipimpin oleh Wakil Ketua PTA Samarinda, YM Drs. Rd. Mahbub Tobri, M.H. didampingi Sekretaris, serta Kepala Bagian Umum dan Keuangan. Kegiatan ini merupakan agenda resmi PTA Samarinda. Tujuannya, untuk memastikan tugas pokok penyelenggaraan peradilan di tingkat pertama berjalan sesuai standar dan ketentuan Mahkamah Agung RI.

Monitoring dan pembinaan PTA Samarinda di PA Sangatta sebagai komitmen peningkatan kualitas layanan peradilan agama
Bagi PTA Samarinda, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan pelaksanaan kebijakan baru Mahkamah Agung. Seiring ditetapkannya Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029, seluruh satuan kerja diarahkan untuk menyesuaikan Indikator Kinerja Utama (IKU). Termasuk di dalamnya berisi dokumen perencanaan serta program kerja yang mendukung pencapaian sasaran strategis. Penyesuaian tersebut dinilai krusial untuk menjaga konsistensi arah kebijakan peradilan dalam lima tahun mendatang. Dalam sesi pembinaan, Drs. Rd. Mahbub Tobri, M.H. menekankan pentingnya keselarasan tersebut.
“Kami hadir untuk memastikan PA Sangatta siap mengikuti arah kebijakan baru Mahkamah Agung. Penyesuaian IKU bukan sekadar administratif. Ini adalah fondasi peningkatan mutu pelayanan peradilan karena setiap indikator akan menentukan seberapa terukur dan efektif kinerja satuan kerja dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Pembinaan juga difokuskan pada tindak lanjut Hasil Evaluasi SAKIP PA Sangatta Tahun 2024. Evaluasi tersebut telah disampaikan pada (28/5/2025), sehingga PTA Samarinda mendorong agar seluruh rekomendasi segera ditindaklanjuti. Batas akhir penyampaian Laporan Tindak Lanjut LHE AKIP 2024 ditetapkan pada akhir Desember 2025, sehingga satuan kerja perlu mempercepat proses perbaikan dokumen dan pelaksanaan rekomendasi. Terkait hal ini, Sekretaris PTA Samarinda, Hamdani, S.E., M.M. menyampaikan penjelasan lebih lanjut.
“Kami mengimbau PA Sangatta untuk memanfaatkan waktu yang tersisa secara optimal. Setiap rekomendasi LHE disusun untuk memperkuat akuntabilitas kinerja. Jika seluruh tindak lanjut dapat dipenuhi tepat waktu, maka capaian SAKIP PA Sangatta akan menunjukkan peningkatan yang signifikan dan berkelanjutan,” tuturnya.
Selain akuntabilitas, PTA Samarinda juga menilai perkembangan digitalisasi layanan PA Sangatta. Pada Penilaian Website Triwulan III, PA Sangatta meraih nilai 795 dari total 830, sebuah capaian yang diapresiasi. Meski demikian, PTA Samarinda tetap menekankan pentingnya pembaruan informasi, kelengkapan menu layanan, dan pemeliharaan website secara rutin agar kualitas pelayanan digital semakin baik dan sesuai standar PTA.

Pegawai PA Sangatta dengan saksama menyimak materi pembinaan dan pengawasan dari PTA Samarinda.
Pada aspek sumber daya aparatur,Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN)PA Sangatta yang masih berada pada kategoriSedangmenjadi perhatian. PTA Samarinda meminta seluruh ASN untuk segera melakukan pemutakhiran data pada aplikasiMyASN BKN, karena data tersebut berpengaruh langsung terhadap penilaian kompetensi, karier, dan pengembangan profesi.
Pembinaan ini juga menjadi bagian dari persiapanSharing Knowledge SAKIP PTA Samarindayang akan digelar pada(25/11/2025) mendatang. Kegiatan tersebut akan menghadirkan narasumber dariBadan Pengawasan Mahkamah Agung RI, dengan fokus pada penguatan pemahaman mengenai implementasi SAKIP dan strategi peningkatan kinerja satuan kerja.
Secara umum, kegiatan pembinaan di PA Sangatta berjalan efektif, komunikatif, dan produktif. PTA Samarinda berharap hasil pembinaan ini dapat mendorong peningkatan kualitas kinerja PA Sangatta, baik dari sisi administrasi, pelayanan publik, maupun pengelolaan sumber daya manusia. Melalui pembinaan berkelanjutan, Mahbub Tobri menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh satuan kerja peradilan di wilayah Kalimantan Timur agar semakin profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (hfy)
