Rayakan Upacara Kemerdekaan ke – 79 Tahun bersama Pemkot Bontang, Ketua PA Bontang Maknai Kemerdekaan Dari Sudut Pandang Berbeda
Bontang, Sabtu (17/08) Gegap gempita pengibaran sang saka merah putih pada Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kabupaten Penajam, turut serta dilaksanakan pada belahan bumi borneo lainnya, tepatnya pada Kota Bontang, Kalimantan Timur. Pemerintah Kota Bontang gelar Upacara Pengibaran Bendera Negara Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 79 tahun pada lapangan Kantor Walikota Bontang, Bontang Lestari.

Seluruh tamu undangan yang diantaranya Pejabat Pemerintah Kota, Perangkat Daerah, Dewan Pemerintahan Rakyat Daerah (DPRD), Pimpinan Kementrian dan Lembaga Daerah, serta Jajaran Perwira Militer dan Kepolisian beserta pasangan, lengkap dengan seragam dan baju tradisional. Ketua PA Bontang selaku pimpinan Pengadilan Agama (PA) Bontang Nor Hasanuddin, Lc., M.A turut hadir lengkap dengan busana tradisional melayu kebanggaannya.
Acara Pokok diantaranya Pengibaran Bendera Negara oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) yang telah dikukuhkan pada kamis (15/08) lalu berlangsung lancar dan khidmat tanpa suatu hambatan apapun, pengibaran Bendera sendiri digelar tepat setelah dibacakannya Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam sebagai simbol perayaan hari kemerdekaan.

Pimpin jalannya upacara terakhir pada masa jabatan periode 2019 -2024, Walikota Bontang Basri Rase, S.Ip., M.Si., tampil dengan seragam kebesaran Pimpinan Pemerintah Kota ditemani Wakilnya Hj. Najirah, S.E.,. Upacara HUT Kemerdekaan kali ini diusung dengan tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju” mengingat kepindahan ibukota negara ketanah borneo yang santer disebut Ibu Kota Nusantara.

Hal menarik terkait esensi kemerdekaan juga disampaikan Ketua PA Bontang “Sudah 79 tahun ya, kita semua menikmati kemerdekaan, 79 tahun kita terbebas dari jerat kolonialisme, jika usia manusia sudah tua sudah, sudah kenyang menikmati kemerdekaan pasti kan. Tapi coba kita lihat sudut pandang yang berbeda, telahkan kita memberikan kemerdekaan kepada mereka yang memperjuangkan nilai – nilai luhur bangsanya, telahkah kita sebagai penikmat kemerdekaan menyediakan tempat dan menjadi role model yang baik bagi anak cucu kita untuk Merdeka berfikir, Merdeka berpedapat, dan Merdeka bekerja sesuai kapabilitas kemampuannya. Jika belum, maka semangat kemerdekaan itu hanya manipulasi saja kan, maka artinya kita kolonial berikutnya kan.” Tutur Ketua PA Bontang dengan tawa khas nya. (GRE)
