DENGAN NGAJI KITAB SDM MENINGKAT, LEMBAGA TERANGKAT
PTA Samarinda 21/1/2025 - Dalam rangka meningkatkan kemampuan Hakim Tinggi dan jajaran kepaniteraan, Pengadilan Tinggi Agama Samarinda adakan kembali mengadakan kajian kitab bertajuk “Bahtsul Kutub”. Kegiatan ini dilakukan PTA Samarinda untuk memenuhi rasa keingintahuan tidak saja tentang bagaimana membaca kitab gundul, tetapi juga mengenai materi-materi yang terkadung di dalam khazanah keilmuan klasik dalam kitab-kitab fikih.

Para Hakim Tinggi Serius "Ngaji" Kitab Gundul
Tim kajian kitab yang dikomandani Dr. Drs. H. Suryadi, HS, SH, MH. mengatakan dalam pengantarnya, PTA Samarinda bertekad melakukan kegiatan ini dalam rangka membedah kekayaan harta karun keilmuan dalam islam yang banyak sekali. Di hampir setiap potensi masalah, tambahnya, selalu dibahas dengan cara mendalam.

Kajian Bahtsul Kutub ini juga Diikuti oleh Jajaran Kepaniteraan
Untuk sesi, kajian ‘bahtsul kutub” kali ini, masih menghadirkan narasumber Drs.H.Moh. Nasri, BA., MH, yang akrab disebut “Tuan Guru Nasri”, Hakim Tinggi asal Lombok-NTB ini, yang memang mempunyai kapasitas melahab kitab-kitab gundul. Adapun tema yang dibahas masih meneruskan tema bahasan bulan yang lalu, yaitu kitab “Tanwirul Qulub” dalam bab Wakaf.
Dalam kajian ini, Tuan Guru Nasri, mengawalinya dengan membaca secara pelan paragraf tentang syarat wakaf yang pertama, yaitu syarat wakif, di antaranya adalah bahwa orang yang sah melakukan wakaf adalah orang yang mukallaf, orang yang sudah mampu menerima beban, bukan anak kecil, bukan orang bodoh/idiot, orang gila, orang yang tidak menguasai harta secara penuh seperti wali pengampu dan sebagainya.
Di samping membahas mengenai materi pokok bahasan tersebut, TGN, hakim tinggi yang terkenal ceplas-ceplos dan suka humor ini, membahas secara detail kalimat dalam paragraf tersebut dari sisi tata bahasa arabnya, seperti dari sisi i’rob dan nahwu shorrof-nya yang berdampak pada pemahaman makna jika kita salah membacanya. Tidak lupa beliau memberikan contoh-contoh kata /kalimat dalam bahasa arab untuk memberikan pemahaman lebih mudah kepada peserta.

Wakil Ketua PTA Samarinda Memberikan Sambutan dalam Kegiatan Bahtsul Kutub ini
Pada sesi penutup, Wakil Ketua PTA Samarinda, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tuan Guru Nasri yang telah membagi ilmunya, sehingga diharapkan kegiatan bahtsulkutub ini memberikan pengayaan tersendiri bagi kita. Oleh karena itu di sela-sela kesibukan kita sehari-hari, kita akan tetap melanjutkan kegiatan ini di waktu-waktu yang akan datang. Sehingga dari kegiatan ini, diharapkan bisa meningkatkan SDM kita, dan pada gilirannya, lembaga (PTA) pun akan terangkat. (Dhn)
