TEGAS DI TENGAH TANTANGAN, PIMPINAN PTA SAMARINDA GELAR PEMBINAAN: “INTEGRITAS DAN MORALITAS JADI FOKUS UTAMA”
Pembinaan Pimpinan PTA Samarinda Tahun 2024
PTASAMARINDA - Pada hari Rabu (30/10) pukul 13.30 WITA, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda mengadakan acara Pembinaan Pimpinan di Aula PTA Samarinda. Acara ini dihadiri oleh para Hakim Tinggi, Panitera Pengganti Tingkat Banding, serta Ketua, Panitera, dan Sekretaris dari Pengadilan Agama di wilayah hukum PTA Samarinda. Pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat integritas dan moralitas aparat peradilan dalam menjalankan tugas serta memperkuat sistem pelayanan.
Pembukaan acara dipimpin oleh Ketua PTA Samarinda, YM Bapak H. Helminizami, S.H., M.H., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga integritas di tengah tantangan yang dihadapi Mahkamah Agung saat ini. “Sistemnya sudah bagus, hanya saja perlu ada komitmen dari figur personalitas. Mari kita menjaga integritas dan moralitas sebagai pengayom hukum di masyarakat,” ujar Helminizami. Ia mengingatkan bahwa menjaga kepercayaan publik adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan konsisten.
Penyampaian Pembinaan oleh Ketua PTA Samarinda, YM Bapak H. Helminizami, S.H., M.H.
Selain itu, dalam kesempatan pembinaan tersebut, Helminizami juga membawa pesan pada saat pembinaan di Badilag beberapa waktu sebelumnya, sampai akhir tahun ini 50% perkara diusahakan harus e-court, sehingga hal memerlukan kerja keras khususnya di bagian PTSP, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, sebagai pintu utama masuknya perkara, dan secara bertahap di tahun depan harus melampaui 80% perkara masuk secara e-court.
Wakil Ketua PTA Samarinda, Dra. Hj. Muhayah, S.H., M.H., turut memberikan arahan mengenai pentingnya hubungan spiritual dan profesionalisme dalam pekerjaan. "Semakin dekat seseorang dengan Tuhannya, semakin tinggi integritasnya," katanya. Muhayah mengutip pesan Ketua MA Prof. Dr. H. Muhammad Syarifudin, SH, MH di beberapa kesempatan pembinaan, juga menggarisbawahi pentingnya penerapan sistem yang berorientasi pelayanan bagi masyarakat.
Dalam pembinaan tersebut, Panitera PTA Samarinda yang baru dilantik, Drs. Hairil Anwar, M.H., juga menyampaikan arahan khusus terkait peningkatan kualitas layanan dan profesionalisme. Acara ini pun diisi dengan sesi diskusi yang memungkinkan para peserta menyampaikan berbagai permasalahan, saran, dan masukan yang diharapkan dapat memperbaiki kinerja lembaga peradilan agama.
Acara ini ditutup dengan foto bersama, simbol kebersamaan dan kesatuan para aparat Pengadilan Agama dalam mencapai tujuan peradilan yang lebih baik. Pembinaan ini menjadi momentum penting bagi PTA Samarinda dan Pengadilan Agama di wilayah hukumnya untuk terus memperkuat integritas, moralitas, dan pelayanan yang berfokus pada masyarakat. (dmy)
Sesi Foto Bersama di Akhir Pembinaan
