banner ptaa

 

Ditulis oleh Admin Kesekretariatan 1 on . Dilihat: 247

PEMBINAAN MENTAL PERDANA PASCA LEBARAN DI PTA SAMARINDA: ADA APA DI BULAN SYAWAL?

Kembali beraktivitas secara normal setelah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda kembali menggelar kegiatan rutin mingguan, yaitu Pembinaan Mental dan Monitoring Evaluasi Mingguan usai pelaksanaan upacara Senin pagi. Pembinaan mental pada Senin (8/5) disampaikan oleh narasumber Hakim Tinggi PTA Samarinda, Dr. Drs. H. Abdul Ghofur, S.H., M.H. Salah satu Hakim Tinggi Senior PTA Samarinda ini menyampaikan pembinaan mental dengan mengangkat tema “Ada Apa Di Bulan Syawal ?”, yang mana saat ini masih dalam suasana usai Hari Raya Idul Fitri.

1 08052023 Bintal

Mengawali pemaparan mengenai “Ada Apa Di Bulan Syawal?”, nara sumber menyampaikan beberapa peristiwa penting yang terjadi pada bulan Syawal, diantaranya adalah perjuangan Rasulullah Muhammad SAW dalam peperangan untuk menegakkan Islam, seperti perang Uhud dan perang Khandaq yang terjadi pada bulan Syawal tahun 3 dan 5 Hijriah. Narasumber juga menyampaikan ibadah-ibadah yang hendaknya berkelanjutan dilakukan di bulan Syawal dan seterusnya, yang telah menjadi kebiasaan di bulan Ramadhan yang baru usai. Hal yang umum sekali dijumpai sebagai tradisi di Indonesia pada perayaan Idul Fitri, yaitu bersilaturahmi. Meskipun silaturahmi bukan menjadi syariat dalam perayaan Idul Fitri, namun hal ini telah menjadi tradisi yang baik, yang perlu untuk dipertahankan mengingat pentingnya silaturahmi. Sebagaimana Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang artinya:

"Siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaknya ia menyambung silaturrahmi (utamanya dengan kerabat)."

Hadits tersebut menggambarkan bahwa dengan bersilaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur seseorang. Kemudian juga kegiatan berjabat tangan saat silaturahmi, akan menggugurkan dosa-dosa mereka. Sebaliknya Allah SWT mengancam tidak akan masuk surga orang-orang yang memutus silaturahmi.

2 08052023 Bintal

Selanjutnya ibadah lain yang umumnya dilaksanakan di bulan Syawal adalah puasa selama 6 hari, baik secara berturut-turut ataupun memilih hari yang diinginkan tanpa berurutan asal masih di bulan Syawal. Kemudian, kebiasaan baik yang sering kali dilakukan di bulan Ramadhan yang semestinya tetap berlanjut di bulan Syawal adalah menjaga sholat berjama’ah, menjaga sholat malam dan kebiasaan membaca Al-Qur’an. Hal yang dianjurkan juga dilaksanakan adalah menikah, menikahkan atau membangun rumah tangga di bulan Syawal. Seperti Hadits yang diriwayatkan oleh istri Rasulullah SAW, Aisyah Radhiyallahu Anha yang berbunyi:

"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menikahiku pada bulan Syawal dan berkumpul denganku pada bulan Syawal, maka siapa di antara istri-istri beliau yang lebih beruntung dariku?" (HR Muslim).

Demikian ibadah ataupun kebiasaan baik yang perlu dilanjutkan pada bulan Syawal. Semoga kita semua termasuk hambaNya yang dapat selalu menjaga dan meningkatkan kadar ketaqwaan.

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Samarinda

Jl. MT. Haryono No. 24 Samarinda

Prov. Kalimantan Timur

Telp: 0541-733337
Fax: 0541-746702

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

icons8 facebook old 48icons8 instagram 48icons8 youtube squared 48icons8 address 48icons8 whatsapp 48icons8 twitter 48