Kredo ‘Fiat Justitia et Pereat Mundus’ dan Ancaman Pandemi [Achmad Fauzi]

banner ptaa

 

Written by Super User on . Hits: 213

KREDO ‘FIAT JUSTITIA ET PEREAT MUNDUS’ DAN ANCAMAN PANDEMI

Oleh Achmad Fauzi

(Wakil Ketua Pengadilan Agama Penajam)

            Barangkali Raja Hungaria dan Bohemia, Ferdinand I (1503–1564), tak nyana dunia bakal diterjang virus Corona. Adagium hukum yang ia cetuskan, fiat justitia et pereat mundus, benar-benar menegasikan pengecualian kondisi penegakan hukum. Andai kredo itu dicetus saat dunia menghadapi pandemi virus Corona, para ahli hukum mungkin ramai-ramai menggugat: Di manakah ruh hukum bersemayam untuk mengabdi kepada kemanusiaan?

            Fiat justitia et pereat mundus menurut Wikipedia berarti hendaklah keadilan ditegakkan walaupun dunia harus binasa. Pekik kredo tersebut jelas-jelas tak mengecualikan semua jenis keadaan selain keadaan dunia telah hancur. Tak peduli dunia sedang diguncang badai, pandemi, perang, dan situasi buruk lainnya, maka pantang hukum meletakkan mahkotanya. Singkatnya, hukum harus ditegakkan dalam kondisi dunia paling buruk sekalipun.

            Maksim hukum lainnya yang memiliki kemiripan kondisi ialah fiat justitia ruat caelum.  Kredo tersebut diucapkan pertama kali oleh Lucius Calpurnius Piso Caesoninus (43 SM). Menurut Wikipedia, fiat justitia ruat caelum berarti hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh. Ungkapan ini menegaskan bahwa dalam kondisi segawat apapun hukum harus tetap berdiri tegak tak tergoyahkan.

Selengkapnya KLIK DISINI

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Samarinda

Jl. MT. Haryono No. 24 Samarinda

Prov. Kalimantan Timur

Telp: 0541-733337
Fax: 0541-746702

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

icons8 facebook old 48icons8 instagram 48icons8 youtube squared 48icons8 address 48icons8 whatsapp 48