banner ptaa

 

on . Hits: 35

Kegiatan Perdana “Bina Mental” oleh Ketua Pengadilan Agama Balikpapan

Untuk Menjalin kebersaman dan saling silaturahim antar pegawai Pengadilan Agama Balikpapan, Drs. H. Muhammad Taufik, S.H., M.H. selaku Ketua Pengadilan Agama Balikpapan mengagendakan setiap hari Jum’at bakda Solat Ashar mengadakan kegiatan “Bina Mental” yang dirangkai dengan Sholat Ashar berjamaah. Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini adalah sebagaimana dalam ajaran Islam, untuk kita saling mengingatkan, memberikan informasi tentang kebenaran dan kesabaran, tidak hanya bagi pendengar tapi juga kepada orang yang berbicara.Mengutip perkataan Imam Syafii الإِيْمِانُ يَزْدَادُ وَ يَنْقُصُ “Iman itu bertambah dan berkurang. Oleh sebab itu kita harus mewiridkan atau membiasakan Iman kita harus bertambah, kalau pun tidak bisa bertahan, jangan terlalu lama berkurangnya, diibaratkan Pisau yg tajam tidak digunakan bisa berkarat dan tumpul, hati juga seperti itu, makanya kita bisa ciptakan keadaan seperti ini dengan kegiatan Pembinaan Mental, ujar Ketua dalam penyampaian tausiahnya.

Dakwah itu untuk semua orang, belum tentu seorang penceramah nilai ketakwaan dan keimanannya lebih tinggi dari seseorang yang tidak punya jabatan. Oleh karena itu kita harus mengasah untuk menyirami hati untuk melembutkan hati yang keras menjadi lembut. Dan hati yang lembut dapat dengan mudah menerima tausiah dan menerima nilai kebenaran yg ideal,
Pada kesmpatan perdana ini, Muh. Taufik mengangkat sebuah Materi yang diambil dari Q.S : Al-An’am 162 : قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Terjemah Arti: Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
Pada hakkatnya لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِينَ (hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam) Yakni haknya Allah. Ada perbedaan صَلَاتِى (Salati) danنُسُكِى (nusuki) yg diartikan ibadah, segala sesuatu yang berbentuk ibadah maka diharapkan diserahkan adalah milik Allah, kenapa dibedakan dengan Sholat, ada ibadah mahdhah (peruntukannya untuk ibadah, seperti Sholat) tetapi aktifitas seorang muslim bisa bernilai ibadah dari bangun tidur menekatkan dalam hatinya bahwa kehidupan yang akan datang dipergunakan untuk berserah diri kepada Allah itu udah bernilai ibadah, berangkat dari rumah ke kantor untuk mengerjakan kewajibannya sudah bernilai ibadah, makanya seluruh aktifitas seorang muslim itu bisa menjadi ibadah, oleh karena itu yang membedakan antara صَلَاتِى (Salati) danنُسُكِى (nusuki). Seorang Hakim membuat putusan, Panitera Pengganti membuat Berita Acara, Juru Sita Pengganti menyampaikan penggilan itu semua adalah ibadah, bahkan Petugas Administrasi menerima surat gugatan yang diniatkan untuk memenuhi tanggungjawabnya, sehingga dari pekerjaan itu mendapat gaji setiap bulan, maka gaji yg diterimanya itu berasal dari satu aktifitas ibadah. Jadi seluruhnya dari bangun tidur sampai tidur dan besok bangun lagi, bisa 24 jam aktifitas seorang muslim bernilai ibadah.

Maka selanjutnya وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِي menjadi potensi kita untuk menjadikannya bernilai ibadah. Kerja di kantor ini bagian dari hidup kita, seseorang hidup 1 hari beberapa jam saja, selanjutnya mati, orang tidur bisa dianggap mati, oleh karena itu kita nikmati hidup ini dan tempat kerja kita ini jadi ibadah, dimanapun tempat kita jadikan tempat yang paling indah, karena hidup kita paling banyak di kantor, maka jadikan suasana kantor menjadi tempat yg enjoy, kerjakan perkerjaan dengan sungguh-sungguh dan senang hati. Akhir dari bina mental yang disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Balikpapan. (YR)

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Timur

Jl. MT. Haryono No. 24 Samarinda

Prov. Kalimantan Timur

Telp: 0541-733337
Fax: 0541-746702

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

maps1 Lokasi Kantor